Tampilkan postingan dengan label Gunawan alfansuri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunawan alfansuri. Tampilkan semua postingan

Juli 05, 2008

Risalah Perjalanan

Hembuskan isyarat pada kami

Tentang bagaimana keluasan cakrawala mengajarkan kembali

Kita untuk mulai membaca peta dan rahasia

Mulai merapikan kembali harapan

Dengan lanskap yang berbeda.

Mulai kudaki setapak demi setapak

Lingkaran waktu

Yang kian memanjang jaraknya

Membenamkan kenangan dalam air mata kerinduan.

Kawan, pertemuan selalu melahirkan perpisahan

Namun derai kerinduan jugalah yang kelak mempertemukan kita.

Karena Hidup adalah keluasan cakrawala

Dan kelepak burung takkan berhenti hanya di satu sarang

kita pun akan terus berziarah sebagai burung-burung kecil

yang mulai belajar terbang

membaca cuaca dan peta.

Selamat tinggal, kawan

Lewat kelepak jibril ku kutitipkan doa

Semoga tiba di peluk cinta kasih semesta.

juni 2008

Juni 06, 2008

Silence Song

Sunyi kekal di dada

Air mata serta percakapan sepanjang sejarah

Mengental di tanah merah

Kata-kata menguap di bibir kering

Mengutuk awan yang tergesa pergi

Di terik hati yang terus meluncurkan

Perih. Adakah yang tertangkap langit

Dari hujan yang menahan nafas dari gairah kejatuhannya Setelah seharian membungkus nyeri dengan puisi

Tak ada isyarat selain

udara yang melesat bagai peluru

Nancap di dada

Di tangisan anak-anak yang lapar

Mengalirkan duka

Di karatan waktu yang mengalirkan

Sunyi sampai ke lautan

Tempat semua doa bermula

Garut, Mei 2008